KramOtak v2.1


04 Oktober 2007
Saatnya mudik. Met lebaran semua!
User Name:

Password:


Lupa Password?
KramOtak.
Seorang anak muda lugu asal  Pemalang.
Saat ini tinggal di Bandung. Mencoba belajar Teknik Penerbangan dan iseng main basket.  Tidak memiliki keahlian menulis maupun desain web. Blog jelek ini hanya diupdate setiap sempat dan ingat.





Nama :
Blog URL :
Pesan :
:) :( :D :p :(( :)) :x











Ada tamu online

Jumlah Pengunjung

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia








"Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka."
(Helen Keller)

"Usahlah bercita-cita tanpa berusaha
Usahlah berusaha tanpa berkorban
Usahlah berkorban tanpa keyakinan
Kelebihan dan kekurangan adalah persepsi
Karena kelebihan bisa jadi kekurangan
Dan kekurangan bisa jadi kelebihan
Semua tegantung bagaimana ditempatkan dan disikapi
Sukses adalah keberhasilan menyikapi kegagalan
Dan kegagalan adalah takut berbuat
Karena takut tidak berhasil
Tidak ada anak burung yang terlahir bisa tebang
Adapun terantuk dan terjatuh
Adalah episode alami yang harus dilalui
Untuk bisa terbang"
(Majalah Percikan Iman)

"Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh kerjakan tiga hari kemudian"
(Abdullah Ibnu Mubarak)

"Sebuah tong yang penuh dengan pengetahuan belum tentu sama nilainya dengan setets budi."
(Pythagoras)

"If you think you can, you can. And if you think you can't, you are right."
(Henry Ford)

"Jangan takut untuk melakukan satu langkah besar bila memang itu diperlukan. Anda Tidak akan bisa melompati sebuah jurang dengan dua lompatan kecil."
(David Lloyd George)

"Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan."
(Confusius)

"Kegemilangan kita bukanlah karena tidak pernah gagal, tapi karena bangkit kembali setiap kali kita gagal"
(Abraham Lincoln)

"Orang yang sempurna adalah orang yang di dalam hatinya terpadu antara agama dan ilmu pengetahuan"
(Anonim)











Gelang merah untuk anak Indonesia

Blog jg Hasil Karya Cipta. Jangan Asal Copy Paste!





rss feed

Saturday, October 27, 2007
Posting Terakhir


Posted at 16:13 by KramOtak
Tulis Komentar  



SEPIA : 5 Kecerdasan Utama Meraih Bahagia dan Sukses
Ditulis oleh Khairul Ummah, Dimitri Mahayana, dan Agus Nggermanto. (224 hal)
Kenali karakter Anda, Coba SEPIA Modus Online Quick Test!
Beli buku SEPIA sekarang juga! (klik disini)
Wednesday, September 05, 2007
PT DI Pailitnya Minggu Depan aja Napa?!

Pengadilan Niaga teleh memumutus pailit PT DI tempo hari. Hakim beranggapan PT DI tidak mampu melunasi uang kompensasi pensiun berdasar kesepakatan sebelumnya. Menteri negara BUMN merespon untuk banding atas putusan ini demi menyelamatkan PT DI.

Sayang sekali rasanya jika negera ini tidak lagi punya industri pesawat. Mungkin agak subjektif kedengarannya kalau saya ngomong ini. Tapi memang kelihatannya harus diakui kalau PT DI lemah dibidang bisnisnya. Apalagi setelah dihantam badai krisis moneter yang tiba saat IPTN berada di puncak.

Pesawat udara adalah hasil implementasi dari berbagai bidang ilmu. Mungkin itu lah salah satu pentingnya keberadaan industri pesawat. Dulu, IPTN adalah gerbang teknologi Indonesia. Saya bilang dulu karena memang saat itu visinya adalah alih teknologi. Sedangkan pasca krisis moneter adalah hanya sekedar bertahan hidup.

Secara kualitas teknis, saya rasa PT DI masih sangat layak dipertahankan. Buktinya hingga saat ini masih dipercaya Airbus untuk membuat bagian ketiak sayap pesawat jumbojet A380. Hanya saja sayangnya PT DI kurang berkembang dibidang bisnisnya. Mungkin ini bisa menjadi pelajaran berharga, bahwa industri pesawat tidak hanya butuh insinyur teknik tetapi peran ahli ekonomi, manajemen dan bisnis tidak kalah pentingnya.

Lalu bagaimana sekarang setelah PT DI diputus pailit? Saya teringat saat temu alumni Teknik Penerbangan ITB yang tentu saja juga dihadiri ’alumni-alumni’ IPTN beberapa bulan lalu. Mereka berkesimpulan bahwa dunia dirgantara Indonesia harus tetap maju dengan ataupun tanpa PT DI. Bagaimanapun transportasi udara pasti akan berkembang jauh lebih pesat dibanding transportasi darat dan laut.

Oya, saat ini di Bandung sedang digelar Regional Conference – Aerospace Science Technology and Industry (RC-ASTI) 2007. Konferensi ini menghadirkan Profesor Mulder, seorang profesor bidang Aircraft Control System and Simulation dari TU Delft, Belanda sebagai pembicara kunci. Agenda esok hari adalah kunjungan ke PT DI dan NTP. Waduh, malu rasanya jika harus membawa Prof Mulder melihat industri dirgantara indonesia yang sedang ‘sakit kritis’. Belum lagi sama peserta lain dari negara tetangga kita yang sekarang mulai sok itu. Argh… Pailitnya diputus minggu depan aja napa?!!



Posted at 21:18 by KramOtak
Ada (1) Komentar  



SEPIA : 5 Kecerdasan Utama Meraih Bahagia dan Sukses
Ditulis oleh Khairul Ummah, Dimitri Mahayana, dan Agus Nggermanto. (224 hal)
Kenali karakter Anda, Coba SEPIA Modus Online Quick Test!
Beli buku SEPIA sekarang juga! (klik disini)
Saturday, September 01, 2007
Aerodinamika Dimana-mana

Mungkin dulu masih agak asing jika kita mendengar kata aerodinamika. Tapi sepertinya sudah tidak lagi sekarang. Bayangkan, iklan sepeda motor saja kini sudah memakai kata itu. Mereka bilang, "New Bebek X kini tampil lebih aerodinamis!". Begitu katanya. Padahal apa benar aspek aerodinamika punya peran besar pada produk mereka? Ya namanya juga iklan. Bahasanya pun harus menjual. Kata aerodinamis pun dipakai untuk menunjukkan ke-hightech-annya.

Lalu apa sih sebenarnya aerodinamika itu? Aerodinamika adalah cabang ilmu Teknik Penerbangan yang mempelajari karakteristik gerak aliran udara disekitar benda untuk mengetahui distribusi tekanan disekitar benda tersebut dan menghitung gaya serta momen yang dibangkitkan. Tapi sudahlah, lupakan saja jika kalimat tadi terlalu sulit dimengerti.

Awalnya aerodinamika adalah ilmu kunci yang menjawab keinginan manusia untuk terbang. Pesawat udara adalah bukti nyata aplikasi aerodinamika. Namun, aerodinamikan tidak lah sesempit itu. Kini ia telah merambah ke bidang lain. Di pergulatan konstruktor Formula 1 jangan ditanya lagi. Computational Fluid Dynamics sudah menjadi menu wajib disana. Ferrari pun punya terowongan angin untuk menguji aspek aerodinamika mobil mereka. Pada jembatan bentang panjang, efek aliran angin tidak bisa lagi diabaikan. Maka muncul lah cabang ilmu aeroelastisitas. Baru-baru ini malah dikenal istilah Vortex Induced Vibration (VIV) dan flutter pada jembatan bentang panjang. Entah apalagi itu.

Jika aerodinamika telah sampai ke sepeda motor, jangan-jangan nanti muncul diiklan TV : sendok teh yang dirancang lebih aerodinamis. Mampu mengaduk kopi 100 lebih baik karena vortek (pusaran) yang dihasilkan saat mengaduk lebih sempurna. Bukan aerodinamika lagi sih, lebih cocok hidrodinamika. Tapi ya sama saja, hanya beda media kerja. Sama-sama satu induk : Fluid Mechanics.

Aerodinamika memang indah dan powerfull. Tapi ya tetap saja, walaupun kuliah Mekanika Fluida, Aerodinamika Pesawat 1, dan Aerodinamika Pesawat 2 telah berlalu dan kini sedang menjalani kuliah Aerodinamika Pesawat 3, tetap saja saya masih belum ngerti. Saya memang tidak secerdas mbah Ludwig Prandtl atau om John D Anderson dan tante Ira Abbot.

Udah dulu ah, saya mau ngapalin rumus Navier-Stokes dulu biar bisa lulus Aero 3.


Posted at 11:39 by KramOtak
Tulis Komentar  



SEPIA : 5 Kecerdasan Utama Meraih Bahagia dan Sukses
Ditulis oleh Khairul Ummah, Dimitri Mahayana, dan Agus Nggermanto. (224 hal)
Kenali karakter Anda, Coba SEPIA Modus Online Quick Test!
Beli buku SEPIA sekarang juga! (klik disini)
Saturday, August 25, 2007
Who Moved My 'Minyak Tanah'

Alkisah ada empat orang anak manusia yang terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama terdiri dari Sniff dan Scurry, sedangkan kelompok keda terdiri dari Hem dan Haw. Masing masing dari mereka mimiliki sifat yang unik. Sniff mampu mencium adanya perubahan dengan cepat. Scurry mampu untuk segera bertindak mengambil keputusan. Hem selalu menolak serta mengingkari adanya perubahan karena takut perubahan akan mengakibatkan sesuatu yang buruk. Haw baru mencoba beradaptasi jika melihat perubahan mendatangkan sesuatu yang lebih baik.

Mulanya mereka berempat adalah pengangguran. Menggeluti hidup yang penuh kegelapan dan ketidakpastian. Tapi akhirnya kini mereka semua telah bekerja. Kebetulan pekerjaan mereka sama, yaitu sebagai pengecer minyak tanah.

Apa yang mereka lakukan?

Hem dan Haw : setiap hari menjual minyak tanah dari agen ke konsumen, mulai bangun lebih siang dan nyaman dengan keberhasilan usahanya sekarang, merasa semua itu adalah hasil kerja kerasnya, tidak sadar bahwa minyak tanah adalah SDA tak terbaharukan yang suatu saat bisa habis. Tidak mau tahu bahwa harga minyak tanah disubsidi oleh pemerintah dan tidak akan selamanya pemerintah dapat menaggungnya. Ketika pemerintah mulai mengkonversi minyak tanah ke gas dan minyak tanah mulai hilang dari pasar mereka kaget dan marah,  "Who moved my minyak tanah?".

Sniff dan Scurry : setiap hari menjual minyak tanah kepada konsumen, tetap siaga dan semangat untuk berjaga-jaga sewaktu-waktu ada kondisi yang tidak menyenangkan. Ketika konversi minyak ke gas dilakukan pemerintah, mereka sadar dan segera mengambil tindakan untuk mencari lahan usaha baru.

Hem dan Haw marah. Merasa pemerintah tidak adil melakukan program itu. Dalam pikiran mereka tidak mungkin minyak tanah akan digantikan oleh gas. Hari berikutnya Hem masih tidak percaya program ini terus bergulir. Ia masih tetap menunggu dan menunggu, serta percaya pemerintah akan meninjau ulang program ini. Haw awalnya sama dengan Hem. Tapi lambat laun Haw sadar bahwa minyak tanah memang sudah seharusnya mulai dikonversi ke gas untuk meringankan biaya subsidi 60 milayar per tahun yang ditanggung pemerintah. Tetapi ia takut gagal mencari lahan pekerjaan baru, apalagi belum pasti ia mendapat yang lebih baik dari sekarang.

Mengapa Hem tetap bertahan dengan pekerjaan sebagai pengecer minyak tanah? Merasa nyaman dengan pekerjaan itu. Takut gagal jika mencoba pekerjaan lain. Tidak menyadari apa yang sedang terjadi. Selalu mengeluh dan tidak berusaha mencari jalan keluar. Frustasi dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Sniff dan Scurry lebih sigap. Mereka menyadari keadaan pemerintah sekarang tidak mampu untuk terus menerus mensubsidi minyak tanah. Mereka bersiap mencari lahan usaha baru. Tidak takut gagal, trial and error. Tidak terpaku pada apa yang mereka miliki dan capai sekarang, selalu mencari sesuatu yang baru.

Apa yang dapat kita ambil dari kisah mereka? Scurry, Sniff, Hem dan Haw adalah bagian dari diri kita. Scurry dan Sniff adalah Keberanian, sedangkan Hem dan Haw adalah Pemikiran dan Pertimbangan. Keputusan memang perlu Hem dan Haw, tapi harus diikuti keberanian, kecepatan, dan kesigapan bertindak ala Scurry dan Sniff.

Satu kuncinya : Managemen Perubahan!

Tulisan ini memang baru asal ngomong yang saya sendiri belum tentu bisa melakukannya. Tapi setidaknya semoga bisa membuka wawasan kita untuk selalu bersiap menghadapi perubahan yang pasti akan terjadi dalam hidup kita. Kita tidak akan terus menerus berada dalam zona nyaman kita saat ini. Perubahan itu pasti ada. Apa jadinya dunia tanpa perubahan?

Diadaptasi dari Who Moved My Cheese, dan disarikan dari berbagai sumber.



Posted at 09:58 by KramOtak
Tulis Komentar  



SEPIA : 5 Kecerdasan Utama Meraih Bahagia dan Sukses
Ditulis oleh Khairul Ummah, Dimitri Mahayana, dan Agus Nggermanto. (224 hal)
Kenali karakter Anda, Coba SEPIA Modus Online Quick Test!
Beli buku SEPIA sekarang juga! (klik disini)
Next Page


Copyright © KramOtak by azQ hakim, April 2006.
isi weblog ini terinspirasi dan disarikan dari berbagai sumber. Mohon maaf untuk sumber-sumber yang terlewat untuk dituliskan
Kritik dan saran kirim ke azki136@gmail.com

 

Blogdrive